Blogger Themes

News Update :

Sekalipun Ada Upaya Penggagalan Pihak Rezim, Seruan Khilafah Malah Semakin Bergema di Bumi Melayu

Selasa, 28 Juni 2011



Gema Khilafah kini menggoncang bumi Melayu, hingga nyaris, keinginan umat melebihi cita-cita penyatuan bumi nusantara oleh Gadjah Mada. Kini umat malah menginginkan umat Islam sedunia bersatu di bawah naungan Khilafah, termasuk Indonesia dan Malaysia.
Di Malaysia, Konferensi Kebangkitan Khilafah 2011 yang diselenggarakan oleh Hizbut Tahrir Malaysia dan Khilafah Centre telah sukses menarik lebih dari 800 orang peserta yang memadati Auditorium Abu Zarim, Integrated Learning Solution (ILSAS), Universitas Tenaga Nasional (UNITEN), Ahad, 26/06/2011.

Auditorium yang semula menampung hanya 600 tempat duduk ini akhirnya penuh sesak dengan masyarakat yang ingin mengikuti acara tersebut, sehingga sebagia peserta berdiri dan duduk di tangga-tangga.

Selain itu, panitia menyediakan tampilan audio-visual di luar ruangan. Sekitar 100 orang ikut serta dalam konferensi, meskipun di luar auditorium. 

Peserta terdiri dari berbagai kalangan, seperti kaum profesional, pemimpin politik, organisasi bukan pemerintahan, para akdemisi, para pelajar, para imam dan petugas masjid, pemimpin masyarakat hingga para ulama turut serta dalam konferensi yang diadakan oleh HTM pada bulan Rajab ini.

Konferensi yang semestinya diadakan di Dewan Bakawali, Puri Pujangga, Universitas Kebangsaan Malaysia (UKM) ini terpaksa dipindahkan di saat-saat akhir ke ILSAS setelah pihak UKM 'membatalkan' penggunaan tempat secara tidak profesional karena tekanan dari pihak Kementrian Dalam Negeri dan juga pihak kepolisian.

Namun, Alhamdulilah, walaupun terpaksa harus berpindah ke tempat baru, dengan izian Allah Swt., konferensi berjalan dengan sukses dan lancar di ILSAS.

Sebagian masyarakat yang akan ikut serta konferensi yang telah hadir ke Puri Pujangga pada pagi-pagi menyuarakan rasa tidak puasnya dan menentang pihak UKM yang secara sepihak dan tidak bertanggungjawab membatalkan agenda ke-Islaman di saat-saat akhir tersebut.

Mereka kebanyak menyatakan kekecewaan terhadap pihak kampus, karena mereka datang dari tempat jauh seperti Pulai Pinang, Johor, Perak, Kedah, dan Perlis semata-mata untuk mengikuti konferensi tersebut.

Lebih mengharukan lagi, sekalipun mengalami kesulitan disebabkan perubahan tempat, kesemua peserta tetap tidak mau melepaskan peluang dan momentum, terus bergegas menarik kendaraan masing-masing ke tempat baru, setelah diberi informasi oleh panitia dari HTM yang berada di Puri Pujangga.

Konferensi kali ini dihadiri para pembicara dari anggota HTM, serta diselingi juga dengan para pembicara dari luar negeri.
Mereka diantaranya adalah, Ir. Mohd Jawahir Sulaiman (seorang aktivis dan ahli perniagaan profesional dari Shah Alam), Ust. Moh. Kasim Mohd Tahir (Majelis Fatwa Negeri Sembilan), Sdr. Jabaruddeen (Ketua Gabungan Siswa Siswi Intelektual Muslim, GASIM), Ust. Umar Saad (Imam dan penceramah dari Selangor) dan Ust. Mohd. Zaki Aziz (Imam Masjid Jalan San Peng, Kuala Lumpur).

Sementara itu, pembicara dari luar negeri diantaranya Sdr Rasyid Ansari, seorang aktivis Islam dari Bangladesh, Sdr Vigan, seorang pemuda dan aktivis Islam dari Albania, Sdr. Usamah Abdullah dan Lutfi Abdullah yang keduanya dari Timur Tengah.

Para pembicara, semuanya menyuarakan dukungan mereka kepada perjuangan Hizbut Tahrir di seluruh dunia untuk menegakkan Khilafah dan menyeru umat Islam agar bersama-sama di dalam perjuangan mulia ini demi menyatukan kaum Muslim dan menerapkan hukum Allah secara kaffah di bawah naungan Daulah Khilafah.

Panelis dari HTM pada konferensi kali ini diantaranya Ust. Ridhuan Hakum, Ust. Umar Hussein, Nek Ngah, Ustzh. Aisyah Rahmat (Muslimah HTM) dan Ust. Abdul Hakim Othman (Pimpinan HTM).

Para peserta meneteskan air mata ketika Nek Ngah, seorang nenek dengan 19 cucu tersebut berbicara, di mana beliau menyampaikan bahwa umat Islam selama ini sudah lama hidup menderita dan tertindas di bawah sistem demokrasi buatan Barat dan beliau menyer kepada para hadirin agar bersama-sama menggantikan sistem demokrasi kufur ini kepada sistem Islam di bawah Negara Khilafah.

Para pembicara berhasil menaikkan semangat para peserta, berulang kali melantunkan takbir sepangjang berlangsungnya konferensi ini. Menariknya, konferensi juga turut dihadiri oleh peserta non-Muslim yang ingin mendapatkan gambaran lebih dekat tentang perjuangan Hizbut Tahrir untuk menegakkan Khilafah.

Konferensi yang dimulai sejak pukul 09.00 pagi hingga pukul 14.00 waktu setempat, turut diselingi dengan rekaman video dari Juru bicara Hizbut Tahrir dari beberapa negara, seperti Ust. Muhammad Ismail Yusanto (Hizbut Tahrir Indonesia), Uthman Badar (Hizbut Tahrir Australia), Chadi Freigh (Hizbut Tahrir Skandinavia), Abu Khalil (Hizbut Tahrir Sudan), Ahmad al-Qasas (Hizbut Tahrir Lebanon), Taji Mustafa (Hizbut Tahrir Inggris), dan Syeikh Issam Ameera (Hizbut Tahrir Palestina).

Dalam pembicaraan singkatnya itu mereka menujukan secara khusus kepada umat Islam di Malaysia, mereka menyinggung kebangkitan Islam di seluruh dunia untuk menentang pelaksanaan hukum thaghut ciptaan manusia, penyelewengan dan kejahatan pemerintah negeri Muslim serta persekongkolan mereka dengan kuffar Barat. Para Jurubicara Hizbut Tahrir ini menyeru dan berharap agar umat Islam di Malaysia turut serta bergabung bersama perjugangan Hizbut Tahrir di seluruh dunia untuk mendirikan Khilafah.

"HTM mengharapkan agar Konferensi Kebangkitan Khilafah 2011 ini dapat menjadi momentum dan benar-benar akan dapat membangkitkan umat Islam dengan usaha-usaha perjuangan menegakkan Khilafah untuk menggantikan sistem Kapitalisme sekular yang mencengkram umat Islam sekarang".

"HTM pada kesempatan ini mengucapkan jazakumullah khairan kepada semua petugas, penceramah, para hadhirin-hadhirat yang telah menyukses konferensi ini," tegas Hizbut Tahrir seperti disampaikan dalam situs resminya di www.mykhilafah.com. [m/myk/syabab.com]

^_^ DRACULA VS MUHAMMAD AL-FATIH ^_^

Kamis, 28 April 2011


Abad ke-15 Masehi adalah salah satu abad yang gemilang bagi peradaban kaum muslimin. Pada masa itu kaum muslim di bawah kepemimpinan Khalifah mereka yaitu Muhammad al Fatih berhasil menunaikan janji Rasulullah, yang beliau ucapkan sekitar 800 tahun yang lalu, yaitu menaklukkan kota Konstantinopel yang agung. Sebuah kota yang sangat sulit ditaklukkan. Setelah ditaklukannya kota itu, futuhat kaum muslim berjalan dengan cepat dan memukau menyelimuti daratan Eropa. Nabi bersabda pasukan terbaik adalah pasukan yang menaklukkan Konstantinopel dan komandan terbaik adalah komandan yang memimpin penaklukan Konstantinopel. Sabda Rasul ini menempatkan Muhammad al Fatih dan prajurit Khilafah Islamiyah sebagai komandan dan prajurit terbaik yang pernah ada dalam peradaban umat manusia. Pasukan yang menaklukan Konstantinopel adalah prajurit yang hampir tidak pernah absen solat tahajud, selalu berpuasa sunnah, bersedekah, dan selalu melaksanakan berbagai amalan nafilah lainnya. Begitu juga Al-Fatih sebagai komandannya, beliau dikenal sebagai Khalifah yang tidak pernah meninggalkan solat tahajud sekalipun sejak beliau akil balig. Beliau tidak pernah melihat punggung siapapun saat solat berjamaah di masjid, dengan demikian beliau selalu menjadi imam dan datang tepat waktu. Sungguh luar biasa komandan dan prajurit ini.

Namun pada abad ke-15 pulalah terjadi berbagai peristiwa yang tak kalah memilukan bagi kaum muslim. Salah satu peristiwa itu adalah pembantaian yang dilakukan oleh Dracula terhadap ribuan tawanan prajurit Khilafah. Dracula yang disebut di sini bukanlah vampir penghisap darah dalam khayalan Bram Stoker. Dracula adalah nama sebuah gelar yang disematkan kepada Vlad III Tepes. Seorang penguasa (pada masa itu biasa disebut Voivode) yang memimpin wilayah Wallachia (sekarang wilayah selatan Romania). Gelar Dracula dia dapat dari ayahnya (Vlad II). Gelar ayahnya adalah Dracul (naga), gelar itu didapat ayahnya karena dia adalah anggota Ordo Naga, sebuah ordo ksatria Kristen yang bertugas untuk menahan serangan kaum muslim yang terus bergerak membebaskan Eropa. Gelar Dracul itu kemudian diikuti oleh ulea. Akhiran ulea ini dalam bahasa Romania artinya adalah putra dari. Dengan demikian penggabungan dua kata ini menghasilkan gelar Draculea. Pada perkembangan selanjutnya penyebutannya berubah menjadi Dracula, yang artinya putra sang naga. Vlad III atau Dracula inilah yang hobinya menghukum orang dengan cara memancang (menusuk dari bawah sampai tembus ke atas, kemudian kayu pancang itu ditegakkan, membuat mayat yang tertusuk itu tak ubahnya seperti sate). Ribuan prajurit muslim syahid dibunuh oleh Dracula dengan cara dipancang seperti ini.

Nasib mempertemukan Dracula dan Al-Fatih. Masing-masing mereka mewakili keimanan dan kekufuran. The Chronicles of Draculesti mengisahkan tentang pertemuan dan jalan mereka. Mereka tumbuh bersama pada awalnya, namun mereka mengambil jalan yang berbeda. Novel fiksi sejarah Islam ideologis pertama ini berhasil menggambarkan betapa santun dan memukaunya jihad pasukan Khilafah Islam, betapa mengagumkannya penaklukan Konstantinopel, dan betapa kejinya kaum kafir ketika mereka berkuasa. Novel ini berhasil memberikan gambaran betapa agungnya Islam dan betapa besarnya Khilafah Islamiyah yang akan segera berdiri kembali tak lama lagi, meraih kembali kegemilangan yang sudah pernah terjadi, bahkan meraih sesuatu yang lebih dari itu. The Chronicles of Draculesti adalah sebuah serial yang mendebarkan.

(Kisah nyata Dracula dan Alfatih kini dikisahkan kembali dalam fiksi ideologis islam : The Cronicles of Draculesti, karya Sayf Muhammad Isa. Yang diterbitkan oleh: DRISE Publishing)





Dukungan Warga AS Terhadap Perang Afganistan Turun Drastis

Sabtu, 22 Januari 2011

Sebuah jajak pendapat terbaru menunjukkan dukungan rakyat Amerika terhadap perang Afghanistan telah menurun ke tingkat terendah sejak Presiden Barack Obama berkuasa.

Survei yang dilakukan oleh Quinnipiac University menunjukkan bahwa mayoritas responden percaya bahwa AS seharusnya tidak terlibat di Afghanistan.

Tingkat dukungan dalam survei telah menurun menjadi 41 persen, hal ini jauh di bawah puncak 59 persen pada tahun lalu.

Sementara itu, Australia dan Inggris telah memperingatkan bahwa tahun 2011 dan 2012 akan menjadi tahun kritis bagi perang Afghanistan, sehingga pasukan pimpinan Amerika akan memiliki masa-masa sulit ke depan di Afghanistan.

Hampir satu dekade sejak invasi pimpinan Amerika di Afghanistan, pasukan asing mengalami masa sulit dengan meningkatnya jumlah pasukan yang tewas.

Menurut angka resmi, lebih dari 3.000 prajurit yang dipimpin AS telah tewas di Afghanistan sejak invasi pimpinan AS pada tahun 2001.

Jajak pendapat itu muncul setelah sebuah laporan terakhir menyatakan bahwa operasi militer pimpinan AS telah menimbulkan lebih dari 100 juta Dollar AS termasuk kerusakan pada properti umum di Afghanistan selatan.

Rakyat Afghanistan juga menyalahkan pasukan asing dan operasi militer mereka untuk kematian warga sipil. Peningkatan jumlah korban sipil telah meningkatkan sentimen anti-AS di wilayah bermasalah.

Gelombang kekerasan datang meskipun kehadiran 150.000 pasukan asing terlibat dalam apa yang disebut
perang terhadap terorisme.

Perang di Afghanistan, dengan korban sipil dan militer di rekor tertinggi, telah menjadi perang terpanjang dalam sejarah AS. (presstv, 18/1/2011)

FOTO Silaturahmi HTI Bersama Ulama dan Tokoh Masyarakat di Jakarta

Jumat, 22 Oktober 2010

Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) pada Ahad (17/10) kemarin menggelar Silaturahmi bersama ulama dan tokoh masyarakat. Acara yang digelar di Gedung Balai Pustaka Jakarta ini berlangsung mulai pukul 8 hingga pukul 12. Sedikitnya 1100 peserta yang terdiri dari ulama dan tokoh masyarakat memadati ruangan di gedung Balai Pustaka Jakarta.[]

Ustad Rokhmat S. Labib (DPP HTI) memberi sambutan

Ustad Rokhmat S. Labib (DPP HTI) memberi sambutan

Ustad H.M Ismail Yusanto (Juru Bicara HTI)

Ustad H.M Ismail Yusanto (Juru Bicara HTI)

Para Ulama dan Tokoh Masyarakat mengikuti acara dengan hikmat

Para Ulama dan Tokoh Masyarakat mengikuti acara dengan hikmat

Sedikitnya 1100 peserta memadati ruangan di Balai Pustaka

Sedikitnya 1100 peserta memadati ruangan di Balai Pustaka

Testimoni dari ulama

Testimoni dari ulama

Testimoni dari ulama

Testimoni dari ulama

Testimoni dari ulama

Hizbut Tahrir Skandinavia Akan Menggelar Konferensi Khilafah: Peran Muslim di Barat

Jumat, 01 Oktober 2010


Syabab.Com - Suatu saat Islam akan meliputi ujung timur dan ujung barat bumi ini, demikian telah dikabarkan oleh Rasulullah Saw. Di tengah-tengah serangan Barat atas Islam, kaum Muslim hari ini bahu membahu bekerja untuk memancarkan cahaya kemuliaan, termasuk di Eropa. Di Semenanjung Eropa Utara, Hizbut Tahrir Skandinavia akan menggelar konferensi tahunan, Ahad, 3 Oktober 2010 di Bella Center, Copenhagen, ibu kota Denmark.

"Kami bermaksud untuk menunjukkan bagaimana kaum Muslim bisa memenangkan penghargaan dan pengakuan dari masyarakat Baratdan bagaimana kita dapat mempengaruhi situasi sehingga Muslim tidak lagi menjadi subjek pencorengan, diskriminasi, dan demonisasi," ujar Chadi Freejah.

Menurut Chadi Freejah, jumlah Muslim di Barat sampai 50 juta. D Eropa sendiri, diperkirakan jumlah Muslim kira-kira dua puluh jutaan. Namun, suara mereka tak didengar. Sementara kita menyaksikan yang lainnya, agama yang jauh lebih kecil dan etnis minoritas di barat, dapat menyebabkan keributan.

"Hal itu jelas terutama ketika hak-hak mereka dilanggar. Hal ini karena minoritas didukung

Peta Skandinavia

Peta Skandinavia

oleh negara yang mengurus urusan mereka, mengadopsi kepentingan mereka dan bekerja menyatukan mereka. Sementara kaum Muslim tidak memilikinya," ujarnya.

Konferensi ini akan membahas beberapa bahasan, diantaranya:
1) Pentingnya kehadiran Muslim di Barat
2) Identitas dan loyalitas Muslim
3) Hubungan Muslim dengan Non Muslim
4) Peran perempuan Muslim
5) Realisasi peran Muslim di Barat.

"Saya berharap konferensi ini menjelaskan bagi Muslimah, jenis-jenis serangan meraka terungkat," kata seorang Muslimah di dalam video promosi konferensi tersebut.

Hizbut Tahrir merupakan partai politik Islam internasional yang bertujuan melanjutkan kehidupan Islam melalui penegakkan Khilafah. Untuk mencapai tujuannya, partai ini tidak menggunakan kekerasan. Kelompok yang lahir dari Al-Quds pada 1953 ini kini telah merambah di lebih 40 negera teramsuk di kawasan Skandinavia. Skandinavia merupakan kawasan di semenanjung Eropa bagian utara yang mencakup Norwegia, Swedia, Denmark, termasuk Finlandia dan Islandia.

Informasi lebih lanjut tentang kegiatan ini dapat diakses melalui halaman website,http://www.globalkhilafah.com. "Kami sangat senang mengundang semua orang untuk menghadiri konferensi ini, berdoa kepada Allah Swt semoga konferensi ini menjadi petunjuk dan kesempatan untuk bercermain," kata Chadi Freejah. [m/z/f/htdk/syabab.com]

Keamanan Otoritas Hamas di Gaza Lakukan Barbarisme Terhadap Para Pejuang Khilafah

Jumat, 16 Juli 2010


Syabab.Com - Aparat keamanan di Gaza mengerahkan pasukannya ke tempat rapat umum penyeruan penegakkan Khilafah yang diadakan oleh Hizbut Tahrir Palestina di Jalur Gaza dan mengubahnya menjadi barak militer, Selasa sore, 13/07/2010. Selama kegiatan dakwah tersebut di beberapa masjid, para pemuda Hizbut Tahrir harus berhadapan dengan kekuatan otoritas Gaya yang marah tak biasa, dengan menembakkan peluru ke atas, serta beberapa pemuda dipukuli.

Otoritas yang berada di bawah kekuasaan Hamas ini telah menahan puluhan pemuda partai. Mereka juga melakukan penembakan terhadap kerumunan orang-orang. Seorang perempuan terletak di dekat lokasi terkena tembak, dan dalam keadaan kritis.

Otoritas Hamas tidak hanya menyerang para pemuda tetapi juga orang tua shalih tanpa belas kasihan sehingga mereka cedera, dan mulai menembakkan senjata secara acak sehingga melukai seorang anak yang sampai sekarang masih terbaring di rumah sakit. Otoritas Gaza juga menangkapi banyak para pemuda Hizb secara brutal.

Beberapa tempat dan panggung untuk rapat umum itu telah dibongkar termasuk semua perlalatan yang dipergunakan untuk mengingat keruntuhan Khilafah tersebut. Otoritas Gaza melakukan tindakan sewenang-wenang terhadap para pengemban dakwah serta agenda dakwah yang menyerukan penegakkan Khilafah yang akan menerapkan Islam tersebut.

Menurut sumber informasi, otoritas Gaza juga berupaya mencegah kegiatan dan mengancam wartawan hadir di lokasi [baca: PCHR dan Wartawan Mengutuk Keras Tindakan Brutal Keamanan Hamas Membubarkan Rapat Umum Hizbut Tahrir, Seorang Remaja Terluka Tembakan]. Ibrahim Sharif, anggota media Hizbut Tahrir, dalam wawancara dengan radio Betlehem memberikan komentar terhadap tindakan Hamas tersebut sebagai tindakan barbarisme.

"Kami di Hizbut Tahrir Palestina menegaskan bahwa apa yang dilakukan otoritas Gaza melawan pendukung Khilafah dan para penolongnya merupakan kejahatan keji, kemungkaran yang besar dan kami meminta tanggung jawab penuh otoritas Gaza." tegasnya dalam sebuah pernyataan resmi Hizbut Tahrir Palestina.

Penangkapan oleh penguasa Gaza atas para pemuda Hizbut Tahrir ini bukanlah yang pertama kalinya. Pertengahan tahun lalu, pihak keamanan Hamas juga telah menangkap sejumlah besar pemuda Hizbut Tahrir selepas mereka mendistribusikan buletin kritis atas penerimaan Hamas terhadap negara Palestina dengan batas 1967.

Sementara di Hebron, pada hari Selasa, Otoritas Palestina juga menahan 17 pendukung Hizbut Tahrir hari Ahad. Sebuah pernyataan dari kelompok itu mengatakan bahwa penahan mulai dilakukan setelah digelar sebuah kuliah umum di Masjid Al-Umari di kota selatan Idhna Tepi Barat untuk mengingat 89 tahun keruntuhan Khilafah.

Sebuah sumber keamanan Palestina mengatakan mereka ditahan karena menolak mematuhi perintah petugas keamanan. Dalam pernyataannya, Hizbut Tahrir mengumumkan bahwa "tidak akan menghentikan pada kewajiban syariah" meskipun pengejaran oleh pasukan keamanan Otoritas Sekuler Palestina terhadap anggotanya.

Hizbut Tahrir didirikan pada tahun 1953 di Al-Quds, Palestina dan aktif berdakwah di lebih 40 negera untuk melanjutkan kehidupan Islam melalui metode penegakkan Khilafah. Pada bulan Rajab tahun ini, Hizbut Tahrir menggencarkan seruan dakwahnya di berbagai belahan dunia termasuk Palestina. Sejak beberapa hari terakhir ini, kelompok ini mengadakan diskusi dan seminar di masjid-masjid di seluruh daerah di Palestina untuk menyerukan penegakkan Khilafah.

Pada hari Ahad, tanggal 18 bulan ini direncanakan Hizbut Tahrir akan menggelar Konferensi Internasional Media di Lebanon, yang akan mengangkap sikap kritis Hizbut Tahrir atas persoalan regional dan internasional.

Demikianlah, lagi-lagi semua berita ini hanya mengingatkan kita pada sabda Rasulullah Saw.“Akan senantiasa ada sekelompok orang dari umatku yang selalu menegakkan kebenaran dan mampu mengalahkan musuh-musuh mereka. Tidak memadaratkan mereka orang-orang yang menentang mereka, kecuali sekadar kesulitan hidup yang akan menimpa mereka, sampai datang kepada mereka keputusan Allah (Hari Kiamat), sementara mereka tetap dalam keadaan demikian.” Para sahabat bertanya, ”Ya Rasulullah, di manakah mereka berada?” Rasulullah saw. menjawab, “Mereka berada di Baitul Maqdis (al-Quds) dan di sekitar Baitul Maqdis.” (HR. Ahmad dan ath-Thabrani) [m/f/mna/htpal/syabab.com]

Foto Kekejian Hamas terhadap Pejuang Khilafah









Nicole Kidman : Hollywood Mungkin Beri Andil Terhadap Kekerasan Terhadap Wanita

Kamis, 05 November 2009

Nicole Kidman menyatakan Hollywodd mungkin telah turut memberikan andil pada kekerasan terhadap wanita , dengan menggambarkan wanita sebagai pihak yang lemah dan menjadi objek seksual. Nicole Kidman memberikan keterangan tentang kekerasan terhadap wanita dihadapan House Foreign Affairs subcommittee (Christine Simmons, Associated Press Writer – Wed Oct 21)

Aktris dan pemenang hadiah Nobel itu menyatakan tidak tertarik dengan peran-peran kekerasan seperti itu. Nocile menambahkan industry perfilman telah berusaha memberikan solusi untuk mengakhiri kekerasan ini. Saat ditanya Dana Rohrabacher dari Partai Republik, apakah industry film telah memainkan peran yang buruk. Kidman berkata ‘mungkin’, dan segera menambahkan bahwa dia tidak terlibat.

Kekerasan terhadap wanita tidak bisa dilepaskan dari ideology sekuler. Undang-undang di Amerika Serikat yang diasaskan sistem sekuler menyebabkan pelecehan dan pornografi dapat ditemukan dimana-mana seperti film , majalah dan dunia maya. Terdapat pula pusat-pusat maksiat yang menonjolkan wanita sebagai objek seksual dan alat pemuas seks bagi lelaki.

Di AS , rata-rata 1,3 orang wanita diperkosa setiap menit, seperti yang dilaporkan oleh sebuah organisasi yang bernama The Help Line USA, Inc. [http://www.thehelpline.net/Abused.html]. Sebuah kajian yang dibuat oleh Universiti Rochester mengatakan Negara Paman Sam itu merupakan negara yang paling tinggi angka perkosaan terhadap wanita di kalangan negara maju [http://sa.rochester.edu/masa/stats.php].

Sementara U.S. Department of Justice melaporkan rata-rata seorang wanita diperkosa setiap 2 menit, [laporan ‘Violence against Women’, Bureau of Justice Statistics, U.S. Dept. of Justice, 1994, http://www.paralumun.com/issuesrapestats.htm].

Pada 7 Febuari 2008, Reuters melaporkan sebanyak satu perempat dari jumlah wanita di AS pernah menjadi korban kekerasan fisik , baik oleh suami atau bekas suami mereka, atau oleh teman lelaki atau bekas teman lelaki mereka. Ini diperoleh dari suatu kajian yang dibuat oleh Center for Disease Control and Prevention (CDC) di Amerika. Laporan CDC juga menyebutkan 1.200 wanita terbunuh dan 2 juta menjadi korban kekerasan fisik setiap tahun di negara itu .

Pantas dipertanyakan kalau aktifis wanita liberal di Indonesia malah sering menyerang syariah Islam. Menuding syariah Islam sebagai bentuk penindasan terhadap wanita. Sebaliknya menyerukan pemikiran liberal untuk menyelamatkan wanita . Padahal di negara kampiun liberal, nasib wanita sangat menyedihkan. Apakah hukum jahiliyah yang kalian inginkan , adakah yang lebih baik dari pada hukum Allah SWT? (FW)


http://hizbut-tahrir.or.id/2009/10/27/nicole-kidman-hollywood-mungkin-beri-andil-terhadap-kekerasan-terhadap-wanita/

Misionaris Berbaju LSM Diusir Warga

HTI Press. Warga Korong Koto Tinggi, Kecamatan V Koto Timur, Kabupaten Padang Pariaman, mengusir misionaris yang melakukan aksinya di wilayah tersebut. “Biarlah kami mati kelaparan daripada aqidah kami diubah,” kata Muslim Nur kepada relawan HTI yang melakukan investigasi ke sana.

Misionaris Kristen ini menggunakan bendera LSM Mitra Sejati dan Samaritan. Koordinatornya bernama Hendri. Ia mengaku dirinya adalah orang Minang dengan suku Sikumbang. LSM itu membagi-bagikan Alkitab yang berjumlah sekitar 180 buah dan mengajak masyarakat masuk Kristen pada Selasa (27/10). ”Mereka kita tangkap. Alkitabnya kita bakar dan sebagian kita berikan ke polisi,” kata Muslim.

Korong Koto Tinggi memang daerah yang terisolasi. Penduduknya kurang lebih 1.800 jiwa. Tak heran bila daerah ini menjadi target kristenisasi.

Menurut warga kepada relawan HTI, ada beberapa modus kristenisasi yang dilakukan selain membagikan Alkitab, yakni membangun ikatan emosional dengan masayarakat melalui bantuan logistik, obat-obatan maupun perencanaan bangunan rumah tempat tinggal; mendekati warga secara individu lalu mengajak doa bersama kemudian diberi uang sebesar Rp 10 ribu-Rp 100 rb; melalui hipnotis kemudian dibaptis; memberikan suntikan kepada anak-anak yang tidak sakit secara paksa ditempat yg sepi kemudian baru dikristenkan; memprovokasi anak-anak yang tidak shalat magrib dengan memberikan 5 buah coklat yang shalat magrib diberi 1 coklat.

Atas kejadian tersebut, Hendri menyatakan minta maaf. Warga tak ingin LSM itu masuk kembali ke daerah mereka. Tapi ada juga LSM sejenis yang menyatakan akan datang kembali dengan cara yang berbeda.

Warga Koto Tinggi berharap kaum Muslim membantu mereka baik kebutuhan logistik seperti bahan makanan dan obat-obatan. Lebih dari itu warga meminta agar ada yang menjaga aqidah mereka dengan membantu menguatkan mereka dalam hal aqidah ini. ”Agar kami tidak mudah terpengaruh oleh orang-orang yang ingin merusak aqidah kami,” kata Burhan, pemuka masyarakat setempat. Ardi Muluk


http://hizbut-tahrir.or.id/2009/11/03/misionaris-berbaju-lsm-diusir-warga/

 

© Copyright AL-FATIH ZONE 2010 -2011 | Design by Herdiansyah Hamzah | Published by Borneo Templates | Powered by Blogger.com.