Angka tersebut merupakan hasil studi lembaga Opinion Research Business (ORB) yang bermarkas di London bersama Independent Institute for Administration and Civil Society Studies (IIACSS).
"Kami kini memperkirakan bahwa jumlah korban tewas antara Maret 2003 dan Agustus 2007 sekitar 1.033.000," ORB mengatakan dalam sebuah pernyataannya yang dikutip AFP.
Sedangkan lembaga hipokrit dunia, Persatuan Bangsa-Bangsa (PBB) memperkirakan sedikitnya empat juta warga Irak kehilangan tempat tinggal sejak invasi Amerika tersebut, dan hampir separuhnya telah mengungsi ke negara-negara tetangga.
Siapa yang bertanggungjawab atas tewasnya 1 juta warga Irak itu? Sampai kapan darah kaum Muslim tersebut terus mengalir? Teroris Bush adalah nomor satu yang paling bertanggung jawab yang layak diseret ke mahkamah internasional. Hanya saja, bagaimana kita bisa mempercayai mahkamah internasional ketika di dalamnya sama-sama sekutu Bush, kecuali Khilafah Islamiyyah yang akan mengadili para penjahat perang tersebut dengan seadil-adilnya. [musa/antara/syabab.com]


0 komentar:
Posting Komentar